SMA Labschool Kebayoran

SMA Lab School Kebayoran akan Ikuti Festival dan Kompetisi di Yalova-Turki

13.10CIOFF INDONESIA




RMOL. Indonesia patut berbangga dengan prestasi yang diukir oleh kalangan mudanya. Satu dari sekian prestasi yang bisa disebutkan adalah eksistensi siswa/i Indonesia dalam menjalani misi budaya ke luar negeri.

Kalangan muda Indonesia sekali lagi perlu diacungi dua jempol. Masih dalam suasana HUT RI Ke-70, Indonesia patut berbangga dengan prestasi yang diukir oleh kalangan mudanya.

Satu dari sekian prestasi yang bisa disebutkan adalah eksistensi siswa/i Indonesia dalam menjalani misi budaya ke luar negeri.

Pada hari ini, Rabu (19/8),  di Auditorium SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, rombongan misi budaya SMA Labschool Kebayoran akan mengikuti festival dan kompetisi, di Yalova-Turki, tepatnya dalam Yalova Folklore Dance Festival & Competition dari tanggal 22 Agustus-6 September mendatang.

Misi dilanjutkan dengan melalukan perjalanan tur ke Venice, Milan, Titlis, Lucerne, Paris, dan Amsterdam. SMA Labschool Kebayoran akan bertanding menunjukkan kebolehan Indonesia di hadapan 10 negara peserta lomba lainnya.

Merupakan sebuah tanggung jawab yang besar untuk memberikan yang terbaik karena di festival yang sama, Indonesia pernah meraih juara 1 dari 10 negara pada tahun 2011. Ini sudah kali ke-12 SMA Labschool mengikuti misi budaya.

Pada tahun ini mereka sudah menyiapkan penampilan terbaik, dan khusus untuk hari dilakukannya kompetisi, mereka akan membawakan tarian medley selama 7 menit, yaitu tarian Topeng, Greget Jawara, dan Tifa. Misi budaya ke Yalova, Turki ini akan diikuti oleh total 28 penari dan pemusik.

Selain berlaga dalam kompetisi, mereka akan melakukan parade dan membawakan tarian Indonesia lainnya seperti Saman, Yapong, Enggang & Balian Bawo, Mandau, yang telah dipelajari selama masa latihan 5 bulan.

"Salut dan sukses untuk anak-anak Indonesia yang nantinya akan menjadi pahlawan bangsa di Turki, semoga kembali dengan selamat ke Indonesia dan memenangkan kompetisinya," ujar Presiden CIOFF® Indonesia, Said Rachmat.

Menurutnya, menang kalah adalah bonus, anak-anak kita sebagai pahlawan bangsa yang membanggakan.

"Di Yalova, Turki ini sudah kali ke 4 Indonesia ikut berpartisipasi, yang ke 4 ini semoga bisa memberikan yang terbaik. SMA Labsky sangat membanggakan," imbuhnya.

Hal ini, katanya, tidak lepas dari peran CIOFF® Indonesia sebagai organisasi non-profesi dan organisasi budaya internasional, sesuai pengertian yang ditentukan oleh UNESCO yang terus berusaha untuk menghidupkan budaya Indonesia di manca negara.

CIOFF® Indonesia berdiri pada tanggal 10 Agustus 1981 dan setidaknya 15 grup setiap tahunnya berhasil berangkat mengharumkan nama Indonesia di berbagai festival dan perlombaan yang tersebar di seluruh dunia. [sam]

sumber: http://www.rmol.co/read/2015/08/19/213986/SMA-Lab-School-Kebayoran-akan-Ikuti-Festival-dan-Kompetisi-di-Yalova-Turki-


(Puti Anindya)

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Formulir Kontak

Arsip Blog